Proses Pembuatan Kopi Luwak di Basanta Agro Organic, Tegalalang

Untuk para pecinta kopi sepertinya wajib mengagendakan berkunjung ke Basanta Agro Organic di Tegalalang-Ubud. Bukan hanya bisa menikmati beragam kopi dengan kudapan asli Bali, kita juga bisa sedikit “study tour” mengenal jenis-jenis pohon kopi, coklat, ginseng, melihat pengolahan kopi secara tradisional dan yang paling menarik adalah tambah pengetahuan tentang pembuatan kopi Luwak. Saya sendiri yang bukan penikmat kopi sangat menikmati wisata kuliner dan wisata edukasi di Basanta Agro Organic ini.

Tempat memanggang biji kopi

Kopi Luwak adalah salah satu
produk Basanta yang menarik untuk saya. Belakangan ini banyak sekali produk
kopi instan yang mengatasnamakan kopi Luwak, entah benar atau tidaknya. Di
Basanta terdapat ilustrasi bagaimana proses terciptanya kopi Luwak. Intinya,
biji kopi apapun (Arabica, Robusta, dan sebagainya) yang dimakan oleh hewan
Luwak dan mengalami proses fermentasi di dalam perut sang Luwak, dikeluarkan
bersamaan dengan kotorannya, itu adalah cikal bakal biji kopi Luwak. Karena
sang Luwak hanya memakan buah kopi dengan kualitas yang baik (buah kopi yang
berwarna merah tanda sudah matang) jadi hasil akhir dari kopi Luwak ini pun
memiliki kualitas yang baik. Biji kopi yang dikeluarkan bersamaan dengan kotoran
hewan Luwak ini mengalami proses penjemuran dan pembersihan. Setelah bersih
dari kotoran yang menempel, biji-biji kopi ini ditumbuk untuk membuang lapisan
kulit yang paling luar jadi dijamin biji kopi ini bersih 100 persen dari
kotoran Luwak.
Bunga dan buah kopi
Biji kopi Luwak yang telah dijemur dan dibersihkan
Penumbukkan biji kopi menjadi bubuk kopi

Sambil terus menjelaskan berbagai
macam tumbuhan yang ada di kebun Basanta, sang pemandu yang langsung menyambut
sejak kami turun mobil terus menggiring kami semakin masuk melalui jalan setapak
di antara pohon coklat, kopi, ginseng bahkan beberapa jenis sayur pun ada ditanam
di Kebun Basanta. Sampai kami tiba di pondok beratap rumbia sang pemandu
mempersilahkan kami duduk. 
Menuju pondok-pondok di Basanta
Berbagai jenis tanaman di Basanta
Tak lama berselang kami disuguhkan 1 nampan kayu
dengan 7 jenis minuman. 
Sang pemandu berujar

“silahkan
dicoba beberapa jenis kopi, coklat dan teh hasil dari kebun organik kami, ini
complimentary dari kami”
 

Complimentary drink

Wahhh…. 7 jenis minuman
diberikan secara cuma-cuma untuk semua pengunjung Basanta, Rosella Tea, Lemongrass Tea, Tumeric Tea , Dark Chocolate, Ginger
Coffee, Vanilla Coffee
dan Dark
Coffee
plus keripik ketela khas Basanta. Karena penasaran dengan rasa dari
kopi Luwak kami memesan 1 cangkir yang ternyata penyajiannya cukup unik untuk
saya yang bukan penikmat kopi. Hampir mirip dengan kopi Vietnam, Air panas
dituang di saringan yang berisi bubuk kopi Luwak, kita tinggal menunggu air
kopi menetes hingga cangkir di bawahnya penuh. Warna kopinya memang tidak
sepekat kopi pada umumnya namun aromanya sangat menggoda. Saya bukan penggemar
kopi karena sesendok kopi saja masuk kedalam mulut, kepala saya pasti langsung pusing.
Anehnya mencoba beberapa jenis kopi di Basanta ini tidak membuat saya pusing
(apa karena GRATIS?? :p)
 

Penyajian kopi Luwak

Selain minuman, Basanta juga
menyediakan menu main course yang
kebanyakan di peruntukkan para vegetarian. Yang menarik adalah menu makanan
ringannya yang merupakan modifikasi dari makanan tradisional Bali. Ditata
dengan cantik sehingga tampilannya tidak kalah menarik dari menu appetizer hotel berkelas. Rasanya? rasa
tradisional bercampur modern, ringan tapi nikmat. Kami pesan Laklak, jajanan
pasar khas Bali dengan rasa gurih bertabur kelapa disiram saus karamel dan
Basanta Choco Cake yang bentuknya mirip dengan pudding. Coklat cair yang dibuat setengah beku dengan kacang
cincang sebagai alasnya plus saus karamel. Ingat, sebelum disantap, menu-menu
ini wajib difoto karena Instagram-able
banget
:p
Laklak
Basanta Choco Cake
Basanta Agro Organic dengan udara sejuk khas dataran tinggi Ubud,
berwisata sambil belajar tentang jenis-jenis pohon, terutama kopi. Menikmati
alam Ubud di saung-saung sambil menyantap menu makanan tradisonal yang tidak
hanya lezat di lidah tapi juga sedap di pandang plus menyesap nikmatinya kopi
Luwak dan 7 jenis complimentary drink dari
Basanta. 
Belanja oleh-oleh di Basanta
Jangan lupa pula untuk membawa pulang kopi atau teh nikmat ini ke rumah
karena Basanta juga menjual produk-produk organiknya. Jadi,  untuk para penggila kopi, penyuka teh, pecinta
alam wajib untuk berkunjung ke Basanta Agro Organic.
 

Basanta Agro Organic
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
3 Responses

Leave a Reply