DI SAWARNA SEMUA ADA : Legon Pari (25-27 April 2014)

Sekarang ini
siapa yang ga tau Sawarna, desa di wilayah Banten, kecamatan Bayah. Desa
Sawarna yang terpadu dan punya “sejuta” lokasi untuk dikunjungi,
Pantai (pastinya), sungai, sawah, goa, olahraga ekstrem, sampe cerita
mistis….you named it they have it.
Menurut Pak Ade
(pemilik Homestay Widi tempat kita nginep) Wilayah Sawarna udah dilirik utk
jadi potensi wisata sejak awal tahun 2000-an. Dengan pantai memanjang plus
pasir putih, spot sunset dan sunrise, ditambah ombak besar, bukan
cuma wisata lokal aja yang dateng, wisatawan asing pun banyak yang kagum2 sama
wilayah ini.
Legon Pari


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Setelah blusukan di dalam Goa http://www.cool4myeyes.com/2014/05/di-sawarna-semua-ada-jangan-lalai-di.html. Tujuan selanjutnya adalah wilayah pantai bagian
timur yang agak jauh dari desa pemukiman. Ada 3 pantai yaitu : Legon Pari,
Karang Taraje dan Karang Beurem. Tiga pantai ini sebenernya nyambung jadi 1,
cuma memiliki karakter pantai yang beda-beda, ketiganya juga bisa untuk ngeliat
sunrise. Untuk menuju ke lokasi ini,
ada 2 cara, yaitu dengan tracking
(jalan kaki) +/- 3 Km atau dengan sewa ojek (harga sewa Rp 80.000,- PP). Banyak
pertimbangan kenapa kita milih Ojek dibanding jalan kaki. Pertama, jalurnya
menuju Legon Pari ini jalannya rusak dan berbatu. Kedua, waktu kita ga banyak,
sedangkan lokasi yang mau dikunjungi cukup banyak. Ketiga, kalo ada yang
gampang kenapa harus susah hahaha. Entah kenapa bbrp trip belakangan ini kita
selalu berhubungan dengan ojek dan jalan rusak yang bisa bikin struktur isi
perut berpindah tempat
Melintas Legon Pari
Pantai pertama
yang kita singgahi yaitu Legon Pari.
Secara posisi,
Pantai ini letaknya berada ditengah-tengah Karang Taraje dan Karang Beurum. Perjalanan
sekitar 30 menit “berguncang” menahan badan supaya ga merosot kedepan
atau nge-jengkang ke belakang, belum lagi horor-nya ngelewatin jembatan Leles,
jembatan gantung yang paling rapuh dibanding jembatan lainnya di Sawarna.
Setelah melewati jembatan ini, kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp
5.000,-/ orang, walaupun ga sebanding dengan jalan yang rusak parah tapi masi sebanding
 dengan indahnya pantai dan pemandangan
selama perjalanan. Mulai dari sawah hijau berbukit, hutan kelapa sampe ke
barisan 3 pantai yang indah itu.
Menuju Legon Pari
Menuju Legon Pari 2
Legon Pari ini
seperti teluk atau cerukan besar, kabarnya dulu di pantai ini bisa ditemuin
ikan Pari, makanya dikasi nama Legon Pari. Istimewanya pantai ini, di sisi
kirinya hamparan pasir putih yang landai, jadi kita bisa mandi di lautnya tanpa
takut kena karang. sementara di sisi kanannya ada batu-batu karang yang ga
terlalu tinggi, jadi bisa pijakan buat orang-orang yang mau mancing
Karang
Laut Lepas
Karang 2
Pantai Legon Pari
ini juga spot untuk melihat Sunrise
terbaik di Sawarna. Karakter pantainya yang landai dan ga terhalang bukit
menjadi salah satu magnet buat pengunjung untuk rela bangun jam 4 pagi dan
berbondong-bondong jalan kaki selama 1-1 setangah jam ngelewatin medan yang
sulit, tergantung keadaan perut, semakn offside
makan akan semakin berat dan lama jalannya :p. Tinggal berdoa aja cuaca
bersahabat hihihi. 
Pasir Putih Legon Pari
Pesisir
Saran dari gw, buat pengunjung yang
mau cari spot agak sepi, coba deh kesini. Karena lokasi yang agak jauh dari
penginapan dan akses yang susah, setelah euphoria
sunrise
mereda, menjelang jam 10 pagi pantai ini mulai sepi. Cocok banget
buat gw yang males motret dengan kerumunan orang hihihi. Bawa air minum yang
cukup, karena sepenglihatan gw, warung disini cuma ada 1 atau 2. Tetep
hati-hati, saat menuju ke lokasi (karena jalan berbatu yang bisa bikin motor
slip beberapa kali) dan saat di lokasi, mandi di lautnya hati-hati karena arus
balik ombak yang kadang ga terduga :). Intinya semua aman, semua seneng.
Adventure is Out There
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.

Leave a Reply