JOURNEY TO THE EAST (Trip “Nekat” dan “Gak Kepikiran”) 14-19 Januari 2014

Nekat atau Gak kepikiran, mungkin itu yang jadi dasar kita
nge-trip di bulan Januari kemarin.
Beberapa orang dengan nyinyirnya bilang “selamet yaah, semoga ujan
terus” atau yang lebih manusiawi “lu yakin mo jalan2 di musim ujan
gini??” Emang sih awalnya kita gak kepikiran, waktu ada tiket murah
langsung beli aja, tanggal 14-19 Januari. Harapannya bisa explore Jatim dengan
rute yang agak “gila” dan semuanya outdoor area. Sebulan sebelum pergi, Jakarta ujan terus aja gitu.
Alhasil kita semua udah mempersiapkan mental “ini judulnya jalan2, kalo ga
bisa motret ya gpp” walaupun di hati agak mangkel cuma yah mau gimana lagi
masa gak jadi pergi hehehe. Seminggu menjelang keberangkatan, cuaca makin gak
jelas nih, di Jakarta kadang bisa terang panas, sejam kemudian ujan badai
ditambah lagi kita dapet kabar kalo di daerah Bali dan Selat Bali itu bakalan
terjadi badai…halaaahh. Perfect
banget dah.

Mulai dari “Gak Kepikiran” akhirnya kita
“Nekat” untuk pergi, tetep dengan mindset
“ini judulnya jalan2, kalo hujan dan ga bisa motret ya gpp”. Rupanya
tanggal 14 itu, doa anak2 baik ini di denger kayaknya hahaha. Pagi itu cuacanya
cukup cerah, selama perjalanan menuju Surabaya pun, diumumkan bahwa cuaca disana
cukup baik, langsung merubah mindset
dan doa “mendung gpp deh asal jangan ujan” (ini mulai ngelunjak
hihihi)
Jam 10.00 tanggal 14 Januari, kita mendarat di Surabaya
dengan aman, langit cerah huaaaa mantaab. Setelah beres dengan barang bawaan,
makan pecel di deket airport, Let The Journey Begin……….
1. MADAKARIPURA
Perjalanan dari Surabaya, sekitar 3 Jam, kita sampe jam
13.00. Lokasi ini wajib banget dikunjungi deh, gak akan nyesel walaupun harus
basah2an. Terutama kalo yang lagi mao wisata ke Bromo, sekalian deh tuh ke
sini, cuma 1 jam kalo dari Bromo.
Jam 15.30 kita siap2 berangkat menuju Situbondo untuk
istirahat di sana. Jam 19.00 (3 jam setengah perjalanan) Kita check-in di hotel
Rosali.

2. BALURAN
Tanggal 15 Januari, start perjalanan dari jam 09.00, tiba di
Baluran jam 11.00. Baluran cukup terkenal dengan sebutan Afrikanya pulau Jawa.
Yup, kalo mau liat padang rumput yang kering, datenglah saat musim kemarau,
jangan musim hujan, yang ada kaya tempat peternakan sapi disana, rumputnya ijo
semua hehehe.
Karena wilayah ini cukup luas, jadi kita disini agak lama,
sekitar jam 14.00 kita baru mulai ninggalin wilayah Baluran ini.
3. IJEN
Ini lokasi yang buat gw jadi “gong”-nya wisata
Jatim ini. Sempet ragu untuk kesini karena kondisi cuaca, tapi judulnya kan
“NEKAT”. Jam 17.00 kita tiba di wilayah Ijen, tepatnya di Paltuding,
posko buat siapapun yang mau nanjak Ijen. Deg2an, Kagum, Ngeri, Dingin, Bangga,
Mules. Tuh rasanya pas di Ijen. Bener2 sebanding perjuangan tidur jam 19.00,
jalan tengah malem, dikejar2 asep belerang sama pemandangan, cerita dan
pengalaman yang kita dapet disana. Must
visit this place.
4. PANTAI PULAU MERAH
Tanggal 16 Januari, setelah istirahat sebentar, jam 09.00
kita siap berangkat ke Pantai Pulau Merah. Tiba jam 13.00. Agak salah kita
dateng ke pantai ini siang2, dan cuaca juga agak mendung. Karena Pantai ini
paling bagus dikunjungi waktu sunset, pas matahari ngumpet dibalik batu karang,
itulah kenapa disebutnya Pantai Pulau Merah.
Setelah dari Pantai ini, kita menuju kota Jember, dari jam
14.30 sampe 19.00, sampe di kotanya Anang, langsung memutuskan untuk check in
di hotel Aston (pengaruh kurang tidur dan lokasi istirahat yang agak minim 2
hari sebelumnya, tidur di Aston Jember rasanya ga ada duanya, blesss langsung
tidur gak pake ngimpi)
5. TANJUNG PAPUMA
Tanggal 17 Januari, jam 08.00 kita berangkat menuju Papuma,
gak jauh dari kota Jember, jam 09.00 kita udah sampe di lokasi. Dibanding Pulau
Merah, Papuma jauh lebih bagus, pantainya lebih berkarakter, banyak spot bagus
untuk motret. Perjalanan menuju ke Papumanya pun pemandangannya bagus,
ngelewatin sawah dan hutan jati.
6. MOJOKERTO-TROWULAN
Jam 10.30 kita berangkat menuju kota Mojokerto, sekitar 6
jam setengah (dipotong sholat jumat, makan siang dan makan duren di Pasuruan
hehe). Masuk wilayah Mojokerto jam 17.00, karena masih memungkinkan, langsung
kita menuju ke Jolotundo, tempat pemandian Raja, yang katanya, memiliki
kandungan mineral tertinggi di dunia. Agak Spooky tempatnya tapi cukup menarik
ngeliat orang2 melakukan ritual disana dan yang pasti cuci muka disana bisa bikin
awet muda *_*
Tanggal 18 Januari, jam 06.00 kita mulai bergerak ke daerah
Trowulan. Disini banyak situs2 peninggalan Kerajaan Majapahit, mulai dari
candi2 sampe ke Budha Tidur Mojokerto dengan predikat terbesar ke tiga di
dunia.
7. KEDIRI-KELUD
Jam 09.00 kita menuju ke Simpang Lima Gumul di kota Kediri.
Jam 11.00 kita tiba di Ikon kota Kediri ini. Bentuknya kaya L’arche de triomphe
di Paris itu. Lumayan keren, cuma sayang dibeberapa bagian atap sudah ada yang
terkelupas.
Sekitar jam 12.00 kita berangkat menuju Gunung Kelud, 2 jam
setengah perjalanan, dengan pelan dan hati2 banget karena kabut tebel. Entah
nih kedepannya gimana nasib lokasi wisata Kelud, yang pasti menyimpan banyak
potensi untuk jadi tempat tujuan wisata yang asik. Mulai dari Spa Belerang,
pemandangan Kelud dan kubah lava, sampe yang berbau mistis, Jalan Misteri.
Semoga Kelud bisa kembali seperti semula.
Kelud jadi tempat tujuan wisata terakhir kita, setelah dari
sini, menuju ke Kota Malang dari jam 17.30 sampe 20.00 di Malang. Besoknya
tanggal 19 Januari, karena perubahan jadwal penerbangan yang seenak jidat,
memaksa kita untuk segera ke bandara dan menghapus 1 lokasi wisata terakhir,
Karang Kates…hehehe ya emang belum rejeki kali.
5 Hari- 12 Kota (Surabaya-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi-Bondowoso-Jember-Lumajang-
Sidoarjo-Pasuruan-Mojokerto-Kediri-Malang), Disertai dengan cuaca yang cukup
baik, terbukti doa “Ga papa mendung yang penting jangan ujan” cukup
di Ridhoi sama yang di Atas hehe. Bahkan sempet ngeyel dikit merubah doa
menjadi “Ga papa mendung tapi plis langitnya kasih biru dikit”. Best “Nekat dan Gak Kepikiran”  trip ever!!!!!
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
3 Responses

Leave a Reply