KOTA CURUG (CIKASO DAN CIGANGSA) Longweekend di Selatan Jawa 29 Maret-1 April

Curug Cikaso, terletak di kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Surade, buat yang
suka nge-bolang, pasti tau deh tentang curug yang satu ini. Cikaso biasanya
dijadikan satu paket wisata sama wisata Ujung Genteng nih. Ga akan lengkap deh
kl udah ngubek2 pantai Ujung Genteng tapi ga ke air terjun Cikaso ini.
Curug Cikaso
Berangkat dari Pelabuhan Ratu sekitar jam 8 pagi, lewatin
rute Kiara Dua-Jampang Kulon-Surade, nah sebelum Surade ada pertigaan Cidolong,
belok kiri deh. Ikutin jalan itu terus aja sampe didepan ketemu jembatan besar
yang melintas di atas sungai Cikaso. Entah kita semobil yang lagi siwer atau emang
ga ada petunjuk arahnya, karena tepat sebelum jembatan itu jalanannya bercabang
atau mungkin tepatnya beranting, karena jalannya kecil dan kayak masuk ke
pemukiman warga gitu.
Patokannya ada tebing batu di depannya, beloklah ke kanan
sedikit, masuk ke dalam gang itu, baru deh ada portal di jaga ibu2 yang cukup
ramah. Di sini kudu bayar tiket masuk Rp.1000,- saja untuk 1 mobil. Ga jauh dari
situ baru lah terlihat sign Curug Cikaso yang ditulis pake tangan, ukurannya
pun kecillll banget hahaha. Setelah parkir mobil, kita kudu jalan kaki sedikit.
Ada 2 cara menuju lokasi Curug, bisa jalan kaki melalui pematang sawah (+/- 15
menit jalan kaki) atau sewa perahu dengan perjalanan sekitar 5 menit saja
(pantat juga belom panas :p). Tiket masuk per orang Rp.5.000 trus Harga sewa
perahunya Rp.60.000,- PP, bisa dimuat untuk 6-10 orang tergantung berat badan dan
berat dosa. Better buat yang mau sewa
perahu, patungan aja dengan sesama pengunjung, dengan waktu singkat dan harga
segitu kayanya agak mahal deh, kecuali kalo emang mau berasa VIP Guest.
Sewa Perahu di Cikaso
Sewa Perahu di Cikaso 2
Setelah turun di bibir sungainya, kita di mintai lagi biaya
untuk kebersihan (katanya). Jeleknya gini nih, entah ini bener apa nga, tapi
pada saat kita disana, sepertinya mereka hanya minta bayaran sama orang yang
bisa mereka stop aja, kebetulan kita jalan agak mepet ke arah saung2, kena lah
kita dimintai retribusi kebersihan. Ya sudah lah dari pada merusak mood,
direlakan saja itu ceban melayang. (Rp 2.000,-/orang)
Curug Cikaso 2
Sampai di Curug, agak shock juga sih, pengunjungnya banyak
bener (derita liburan long weekend).
Di kolam, di bawah air terjun, di atas batu, semuanya penuh T_T, bahkan di
tanah becek pun di jadikan tempat gegoleran sama pengunjung. Cikaso ini
memeiliki ketinggian sekitar 80 meter denga lebar 100 meter. Dengan 3 aliran
air terjun Curug Asepan, Curug Meong dan yang agak ngumpet di balik bukit Curug
Aki, semua jatoh di satu kolam dengan warna air hijau tosca, keren banget.
Curug Aki
Curug Asepan dan Curug Meong
Banyak banget spot untuk berfoto disini, cuma ya karena
pengunjung lagi mbludak layaknya
bubaran bioskop, jadi agak ga bebas mo moto2 deh, untungnya masih bisa ngambil
beberapa angle tanpa keliatan pengunjungnya. Oh ya satu lagi kecewanya kita,
ternyata duit ceban itu nga digunakan dengan sebagaimana mustinya, terbukti di
lokasi curug banyak sampah berserakan, mudah2an pengunjung bisa lebih
menghargai alam, inget sama orang lain yang mau menikmati indahnya Cikaso dan
pengelola bisa lebih bertanggung jawab dengan duit ceban itu.
Adventure is Out There
Setelah dari Cikaso ini, kita lanjut perjalanan sekitar 12
Km ke arah balik pertigaan Surade tadi menuju ke Curug Cigangsa di Desa Batusuhunan (tanya2
warga aja) menurut kita lebih mudah menemukan lokasi ini di banding Cikaso,
cuma di beberapa petunjuk tertulisnya adalah Curug Luhur bukan Cigangsa. Nama
Luhur itu diambil dari aliran sungai yang membentuk air terjun itu. 
Curug Cigangsa
Aliran Sungai Luhur
Setelah menitipkan mobil di rumah warga, kita harus jalan
kaki ngelewatin sawah2. Curug ini kayanya belum terlalu banyak di sambangi
orang, mungkin kalah pamor dengan Cikaso. Sayang banget waktu kita kesana,
Curugnya lagi kering. Selain karena hujan, penutupan pintu irigasi juga
berdampak sama keringnya Curug ini. Aliran sungai Curug ini juga dimanfaatin
buat irigasi sawah soalnya. Daripada cape2 turun tapi airnya kering, akhirnya
kita memutuskan untuk moto dari atas aja. Pemandangannya juga ga kalah bagus
koq hehehe. 
Curug Cigangsa
Curug Cigangsa 2
Sukabumi ini ternyata punya banyak Curug2 yang indah. Waktu
kita lewat wilayah Jampang Kulon, dari jauh bisa kita liat Curug yang entah
namanya apa, warna airnya coklat tapi bentuknya lucu karena berundak2 gitu. Karena kita ga tau apa namanya dan kayanya masih belum jadi tempat wisata, kita namain aja Curug Pangku dari jamPANG KUlon dan bentuk berundaknya itu hehehe (siapa tau jadi terkenal gara2 nemuin nama Curug nyahahaha)
Curug Pangku
Curug Pangku
Sekedar info juga, di daerah sana ada Teluk Ciletuh yang
aksesnya belum terbuka untuk umum (rencananya akan dijadikan Geopark). Di
wilayah ini sendiri ada banyak Curug yang indah2, coba aja search Curug Cimarinjung. One
day
harus kesana 🙂
Sedikit masukan, hati2 yah dengan banyaknya pungli di lokasi
wisata, pinter2 kita ngomong dan bersikap aja 🙂
Adventure is Out There
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
8 Responses

Leave a Reply