Alaya Resort Ubud, tenang dan asri di tengah ramainya Ubud

BALIIIII….saya tidak akan pernah bosan dengan pulau ini. Suasananya selalu membuat kangen. Dulu, saya tidak pernah memilih area Ubud sebagai tempat menginap. Tapi tahun lalu saya pernah bermalam di area Ubud dan langsung jatuh cinta dengan suasananya. Tahun ini saya memutuskan untuk kembali merasakan suasana Ubud, tepatnya di Alaya Resort Ubud.

Bagian depan Alaya Resort Ubud
Bagian depan Alaya Resort Ubud

Alaya Resort Ubud terletak di Jalan Hanoman yang termasuk di pusat keramaian Ubud. Berjarak tak lebih dari 5 menit ke Monkey Forest Ubud. Di sepanjang jalan juga penuh dengan restoran, kedai, café, mini market. Pas sekali untuk yang ingin merasakan Ubud tapi tak mau terlalu masuk ke pelosok. Tapi jangan khawatir, tamu hotel tetap bisa merasakan asrinya Ubud, tenangnya Ubud, langsung ketika masuk ke Alaya Resort Ubud.

Lingkungan yang sangat asri
Lingkungan yang sangat asri

Lobby

Hapuskan bayangkan lobby megah nan kaku. Lobby Alaya Resort Ubud terbilang tak besar. Hanya ada meja resepsionis lalu 2 area duduk yang selalu dipenuhi turis-turis. Tidak ada dinding pembatas, jadi dari arah jalan bisa melihat ke dalam, pun sebaliknya. Kesan hangat dan welcoming sepertinya yang menjadi konsep dari area lobby Alaya Resort Ubud.

Area lobby
Area lobby

Saya tiba saat bukan akhir pekan tapi cukup banyak tamu yang melakukan proses check-in. Staffnya dengan sigap mengarahkan tamu-tamu, termasuk saya untuk duduk di area resepsionis dan sofa-sofa yang disediakan. Tak lama, seorang staff menghampiri sudah membawa semua berkas untuk saya tandatangani. Meskipun ramai, proses check-in berjalan sangat lancar tanpa kendala. Segelas welcome drink dan handuk dingin untuk menyeka wajah disodorkan sebelum seorang staff mengantar kami ke kamar.

Jangan remehkan lobby mungil Alaya Resort Ubud, yang ternyata di bagian dalamnya memiliki area yang sangat luas dan asri.

Petani Restaurant

Resto ini terletak di bagian depan Alaya Resort Ubud, bersebelahan dengan area lobby. Bentuknya memanjang dengan unsur tradisional yang kental. Menjelang sore hari, tamu-tamu hotel bisa menikmati complimentary afternoon tea dengan pilihan kopi atau teh dan kudapan kue tradisional. Selain itu Petani resto juga melayani makan siang dan malam dengan menu ala carte. Di waktu-waktu tertentu di sini juga disuguhkan live music mulai dari lagu top 40, tembang lawas hingga musik tradisional.

Manisan Restaurant

Resto ini memiliki area yang lebih besar dibanding Petani dan letaknya pun agak masuk ke dalam. Resto ini juga dibuka untuk umum. Bagi para tamu yang tidak menginap di Alaya Resort Ubud akan melewati deck kayu yang membelah area sawah kecil di kanan kirinya.

Deck kayu menuju Manisan RestoDeck kayu menuju Manisan Resto
Deck kayu menuju Manisan Resto

Bangunan utamanya menyerupai joglo besar. Kesan tradisional terasa lebih kental lagi di sini. Mulai dari lantai, lampu gantung hingga tiang-tiang penyangga pendapa. Yang menarik dari Manisan resto, ada satu selasar dengan bangunan ramping tinggi di ujungnya. Ternyata area ini bisa difungsikan untuk mengadakan wedding ceremony.

Manisan resto berfungsi sebagai area sarapan. Menu yang disajikan adalah campuran antara tradisional dan mancanegara. Selain menu buffet, ada pula menu ala carte yang bisa dipesan khusus. Untuk yang ingin merasakan sarapan di tepi kolam, bisa memesan floating breakfast dengan konfirmasi 1 hari sebelum ke pihak restoran. Pilihan menunya, American, Oriental atau Indonesia breakfast. 1 keranjang sarapan ini memiliki menu untuk 2 orang.

Untuk makan siang atau malam, Manisan memiliki beberapa set menu yang bisa dipilih. Jadi 1 set menu sudah terdiri dari starter, main course dan dessert.

Drinks
Drinks

Room

Ada 3 tipe kamar di Alaya Resort Ubud, Deluxe, Alaya Room dan Alaya Suite. Dan semua kamar memiliki akses balkon lengkap dengan daybed dan view ke arah taman-taman hijau. Saya menempati kamar Alaya Room. Tipe ini sudah dilengkapi dengan bathtub. Uniknya, tidak ada dinding yang menyekat area kamar mandi. Hanya ada tirai jika ingin privasi saat mandi. Bathtubnya diletakkan hampir di tengah area kamar mandi, jadi kalau tirai di buka, kita bisa sambil menonton tv atau melihat pepohonan hijau dari arah balkon. “Lalu becek dong kalau mandi?” Pertanyaan yang sering saya dapat ketika memosting foto kamar mandi Alaya di social media saya. Tenang saja, untuk area toilet dan standing shower, terdapat sekat dan pintu kaca, jadi aman dari kamar yang becek. Untuk bathtub, cukup dalam dan besar jadi setidaknya aman dari air yang meluber.

Untuk area balkon yang dilengkapi dengan daybed, sangat nyaman untuk digunakan bersantai. Kebetulan kamar saya menghadap timur, jadi menikmati matahari pagi sambil menikmati pemandangan hijau di Alaya Resort Ubud tidak boleh dilewatkan begitu saja. 1 meja dengan 2 kursi juga diletakkan di area balkon. Untuk santap pagi, siang atau malam bisa dilakukan di sini. Satu hal lagi yang saya suka dari Alaya Resort Ubud, selain menyediakan AC di setiap kamar, juga di sediakan kipas angina besar di langit-langit kamar. Menjelang siang, tinggal buka pintu balkon lebar-lebar, matikan AC, nyalakan kipas angin untuk menikmati suasana Ubud dari dalam kamar.

 

Pool & Gym Area

Alaya Resort Ubud memiliki 2 kolam, untuk dewasa dan anak-anak. Meskipun kolam anak, bukan berarti tidak bisa digunakan oleh orang dewasa karena kedalamannya sekitar 1.4 meter. Jadi masih bisa digunakan oleh orang dewasa untuk berenang. Kolam di Alaya Resort Ubud lebih kepada kolam untuk bersantai, karena banyak dipenuhi lounger chair dengan nuansa tropis yang kental. Di kolam anak suasananya lebih teduh karena di kelilingi pepohonan rindang.

Kolam dewasa
Kolam dewasa

Gym di sini memang tidak terlalu besar tapi memiliki alat yang lengkap dengan pemandangan hijau di ujung ruang gym.

Area gym
Area gym

Dala Spa

Ini adalah fasilitas yang harus, “kudu”, wajib dicoba ketika menginap di Alaya Resort Ubud. Untuk saya sendiri, ini adalah pengalaman spa terbaik selama saya berkunjung ke Bali. Mulai dari tempat spa, interiornya, pelayanannya, keramahan staffnya, hingga jenis perawatannya, terbaik yang pernah saya rasakan.

Dala Spa
Dala Spa

Dala Spa memiliki bangunan sendiri yang terdiri dari 2 lantai. Lantai atas adalah lounge yang untuk menunggu treatment atau bersantai menikmati teh dan klepon setelah selesai treatment. Sementara di lantai bawahnya terdapat beberapa ruangan spa dengan interior berbeda-beda. Setiap ruang dilengkapi dengan kamar mandi, bathtub dan shower.

Ruangan spa yang sangat nyaman
Ruangan spa yang sangat nyaman

Saya mencoba treatment “Manis Klepon” yang literally saya berasa seperti klepon nan manis. Jadi, di awal terapis akan mempersiapkan serutan daging kelapa yang dicampur dengan brown sugar, persis seperti komposisi dasar klepon bukan? Setelah bahan-bahan selesai diracik, saya diarahkan menuju ruangan. Treatment diawali dengan pembasuhan kaki lengkap dengan berbagai macam rempah dan essential oil. Lanjut ke pemijatan badan. Lalu ke proses scrub dengan racikan kelapa dan brown sugar tadi. Ternyata fungsinya adalah untuk merontokkan kulit mati. Setelah proses ini selesai, badan dibaluri dengan racikan dari daun pandanus. Aromanya memang sedikit asam, tapi membuat badan terasa sejuk. Terakhir saya dipersilakan untuk berendam dengan bunga-bunga seperti Gumitir dan Kenanga dan masih ada beberapa nama bunga yang tidak saya hafal meskipun semua diinformasikan oleh terapisnya. Total hampir 2 jam untuk seluruh proses ini, rasanya benar-benar rileks, dijamin kulit bersih dan lembut.

Bagi yang ingin merasakan ambience Ubud tapi tidak mau terlalu masuk ke pelosok, Alaya Resort Ubud adalah pilihan paling tepat. Terletak di Jalan Hanoman yang terbilang ramai. Mudah menemukan resto, café, mini market bahkan dekat dengan wisata Monkey Forest. Tapi begitu masuk ke komplek Alaya Resort Ubud, seketika ketenangan terasa. Lingkungan yang sangat asri bahkan terdapat sawah di dalam area resort. Kamar yang sangat “Bali” dengan balkon untuk bersantai sore hari. Fasilitas Spa yang luar biasa berkesan dan jangan lupakan staff yang super ramah, dijamin….ngak mau pulang!

Alaya Resort Ubud
Jl. Hanoman, Ubud, Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali 80571
Telp (0361) 972200
Instagram : @alayahotels

About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.

Leave a Reply