Tangisan Iblis di Devil’s Tear

Mungkin pertama kali mendengar nama ini orang langsung mengasosiasikan dengan lokasi yang menyeramkan. Devil’s tear yang berarti air mata iblis, saya sendiri juga kurang mengerti kenapa dinamakan seperti itu. Jiwa sok analisis saya menyimpulkan, kencangnya debur ombak yang menghantam batu karang menimbulkan buih-buih ombak yang turun kembali kebawah seperti air mata yang jatuh, berpadu dengan tebing karang yang runcing-runcing dan suara debur ombak yang super kencang maka terciptalah nama Devil’s tear :p.

Tak sulit menemukan pantai ini, dari Dream beach tinggal mengikuti jalan setapak ke arah berlawanan dari Dream beach hut hingga menemukan tebing tandus yang permukaannya runcing-runcing, di sinilah Devil’s tear. Saya kurang tau dan setau saya, di sini tidak ada akses menuju ke bibir pantai karena ini adalah susunan karang yang membentuk tebing, jadi tidak ada pelataran bibir pantai berpasirnya.

Batuan tajam di sekeliling Devil’s tear
Dari atas tebing, dapat di lihat cerukan besar di bawah tebing yang sepertinya terbentuk karena hempasan ombak yang besar. Saya yang sedikit fobia ketinggian cukup parno saat mengambil foto dari atas tebing. Sekitar 20 meter di bawah saya ombak bergulung-gulung menabrak dinding tebing. Bunyinya cukup membuat orang-orang yang sedang galau “terhipnotis” untuk melompat ke dalam laut hehe. Jadi saran saya untuk yang sedang ada masalah jangan berkunjung ke Devil’s Tear dari pada “terpanggil” untuk menyelesaikan masalah hidupnya di sini :p
Saat ombak besar bisa mencapai hingga ke atas tebing
Saat itu saya agak kurang beruntung karena ombak kurang begitu kencang jadi saya tidak dapat menyaksikan hempasan ombak yang naik. Mungkin saat pagi hari, saat angin bertiup ke daratan adalah waktu yang tepat untuk menyaksikan dahsyatnya hempasan ombak di Devil’s tear ini.
Bisa mendengar hantaman ombak yang terdengar seperti raungan iblis
Devil’s tear yang berhadapan langsung ke arah Samudra Hindia ini lokasi yang cocok untuk menyaksikan matahari terbenam asalkan bawa perbekalan yang cukup karena di daerah sini tidak ada warung sama sekali dan mungkin akan sedikit menyulitkan untuk berjalan saat gelap karena tidak ada penerangan sama sekali di sini. Lokasi penginapan dan restoran terdekat adalah di pantai Dream beach. 
Tebing yang terkikis ombak
Saya pribadi masih penasaran dengan hempasan ombak yang bisa naik ke atas tebing (konon katanya bisa lebih tinggi dari tebing itu sendiri), mungkin nanti saya akan kembali ke sini untuk melihat sang Iblis menangis.

Panorama Devil’s tear
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
8 Responses

Leave a Reply