Ibis Jakarta Arcadia

Belakangan ini saya memang lebih banyak menghabiskan akhir pekan di rumah. Musim hujan dan adanya peliharaan kucing baru membuat saya banyak mengosongkan jadwal akhir pekan. 2-3 minggu bisa saya tahan, genap 1 bulan saya merasa mem”fosil” karena menjadi “tahanan rumah” setiap akhir pekan. Akhirnya saya memutuskan untuk weekend getaway di hotel di wilayah Jakarta.

Mendekati libur Natal, ternyata sudah banyak hotel yang full booked dengan harga selangit mendekati musim liburan. Rejeki anak yang hampir memfosil, Ibis Arcadia ternyata masih memiliki kamar dan dengan harga yang masih reasonable. Meskipun berbintang 3, saya yakin dengan Ibis Arcadia karena sering kali saya menginap di jaringan Accor dan tak pernah kecewa sekalipun. Selain karena harga, pertimbangan lainnya adalah dari segi letak Ibis Arcadia yang berada di pusat kota Jakarta (entah sudah berapa lama saya tak menginjakkan kaki di mall-mall megah di bundaran HI). Selain itu, Ibis Arcadia juga dekat dengan pusat kuliner di jalan Sabang. Tepat untuk mengisi weekend getaway saya.

Dalam suasana Natal

Lobby

Terkadang malah saya lebih menyenangi hotel yang lebih “senior” dari segi usia. Seperti Ibis Arcadia yang mementingkan kenyamanan tamu saat check in. Bintang 3 bukan berarti mengesampingkan kenyamanan tamu, Ibis Arcadia menyiapkan sofa untuk menunggu ataupun untuk menerima tamu yang nyaman. Terbukti 2 malam saya di sini, “ruang tamu” Ibis Arcadia ini selalu terisi tamu yang enggan menerima tamu di kamar, ataupun para pebisnis yang menerima koleganya di area ini. Sebagai hotel yang lebih menitikberatkan ke pasar business travel, Ibis Arcadia juga memiliki 2 meeting room. 1 meeting room kecil tepat di samping “ruang tamu” serta 1 meeting room yang bisa menampung hingga 40 orang.

Area duduk di lobby
Nyaman untuk menerima tamu
Selepas meja resepsionis, karena saya menginap masih dalam suasana natal, ada hiasan pohon natal lengkap dengan santa claus yang membuat area lobby menjadi ceria. Bahkan disediakan 1 bangku untuk tamu yang ingin berfoto dengan latar pohon natal bersalju.
Masih di area yang sama juga terdapat 1 ruangan untuk business center. Saya suka dengan konsep ruangan tertutup untuk business center. Di dalamnya terdapat 2 unit komputer dengan meja dan kursi yang nyaman untuk bekerja. Jika suasana lobby sedang ramai, pengguna business center bisa menutup pintu ruangan agar bisa tetap bekerja dengan tenang.
Front desk
Area lobby yang cukup lapang
Business center

Restaurant

Melewati Business Center, di ujung Ibis Arcadia terdapat restoran yang difungsikan untuk makan pagi dan melayani pemesanan makan siang serta makan malam. secara pembagian, restorannya sendiri terbagi menjadi 3 ruang, ruang makan indoor, area bar dan outdoor area. Ruang makan indoor dan bar didominasi warna merah dan hitam sedangkan outdoor area didominasi warna hijau dari vertical garden dan permainan lampu berwarna hijau di area kolam ikan. Saya suka dengan suasana di outdoor area saat malam, suasananya sangat tenang dengan bunyi air mancur, tak terasa sedang berada di pusat kota Jakarta.

Area bar
Area makan indoor
Area outdoor
Didominasi hitam, merah dan putih
Makan pagi disini, bisa dinikmati dari pukul 6 pagi. Menu yang disajikan cukup beragam dari salad, cereal, bubur, kue-kue kecil, pastries dan beberapa pilihan menu utama lokal ataupun western style seperti sosis, kentang dan sup kacang merah. Untuk bintang 3, menurut saya menu sarapan di Ibis Arcadia cukup lengkap dengan banyak varian.

Sarapan pagi
Sayur dan buah segar
Makanan utama
Menu western
Salad is a must
Untuk makan siang dan malam karena kadung nyaman dengan suasana hotel saya pun memesan makanan di restorannya. Saya rekomendasikan Sup Buntut dengan porsi daging yang sangat banyak. Dagingnya pun empuk dan mudah untuk dilepas dari tulang. Menu western yang saya rekomendasikan adalah burgernya. Roti dan pattynya benar-benar tebal dengan isian sayuran yang banyak. Burgernya juga disajikan dengan kentang goreng yang renyah.
Menu andalan Ibis Arcadia
Burger porsi jumbo
Pisang goreng sebagai menu penutup
Molten cake
Room
Buat saya, nilai lebih dari Ibis Arcadia adalah dari segi ukuran kamar yang lebih luas dibanding Ibis (merah) lainnya. Selain itu, Ibis Arcadia juga memiliki 5 tipe kamar yang tidak dimiliki Ibis merah lainnya, Standar, Superior, Exevutive, Delexue dan Suite. Menurut saya, bahkan kamar standarnya pun memiliki ukuran yang lebih besar di antara kamar dari Ibis Merah lainnya. Saya sendiri menempati kamar Superior. Untuk ukuran memang tak berbeda dengan kamar Standar, bedanya hanya tersedia water kettle di kamar Superior. Namun menurut salah satu staff di Ibis Arcadia, kedepannya di semua tipe kamar akan disediakan coffee maker.

Suite room
Ruang duduk
Area kerja
Dilengkapi dengan bathtub

 

Deluxe room
Area kerja di deluxe room

Kamar di Ibis Arcadia di dominasi oleh warna kayu dan putih dengan lantai berparket. Selera pribadi saja, saya lebih senang dengan lantai berparket dibanding dengan ubin biasa karena parket mampu meredam dingin di kaki saat berjalan di area kamar.

Cukup luas untuk tipe standar dan superior
Saya suka dengan penempatan lemari dengan rak-rak di samping kamar mandi. Sangat berguna bagi tamu yang memiliki banyak bawaan atau untuk meletakkan jam tangan, dompet, kartu kunci kamar sehingga tak terselip dengan barang lain. Menempel pada sisi jendela terdapat meja panjang yang bisa difungsikan sebagai area kerja juga. Tepat di sebelahnya ada sofa kecil untuk bersantai atau meletakan barang bawaan. Area kamar mandi berukuran cukup nyaman, tak terlalu sempit. Untuk amenitiesnya pun terbilang lengkap bagi hotel berbintang 3. Secara keseluruhan saya suka dengan kamar Ibis Arcadia dengan ukurannya yang luas, pemilihan lantai parket, furnitur yang minimalis dan pemilihan warna yang “adem” dipandang mata.

Pemilihan warna yang adem
Area kamar mandi
Amenities

Saya rasa Ibis Arcadia sangat tepat sebagai alternatif untuk mengisi weekend getaway tanpa harus keluar kota. Servisnya memuaskan, harga ramah kantong, lokasi yang strategis dekat dengan pusat perbelanjaan seperti Mall Tanah Abang, Sarinah, hingga Grand Indonesia dan Plaza Indonesia. Bagi yang senang kuliner pun hanya perlu berjalan kaki tak lebih dari 5 menit untuk mencapai pusat kuliner di Jalan Sabang.

Jalan-Jalan Jeprat-Jepret

IBIS JAKARTA ARCADIA
Jl. KH. Wahid Hasyim No.114, Jakarta Pusat

Phone: (021) 2300050
Instagram @ibisarcadia
About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
18 Responses
  1. Syukurlah akhirnya hotel cantik dan makanan yang serba Ah ini berhasil menggagalkan rencana anak muda memfosilkan diri. Melihat interiornya serta sajian makannya, nggak nyangka juga kalau ini hotel berbintang tiga ya, Kak Leo. Keren ih

Leave a Reply