Ga Cuma Pecel, Ini 5 Kuliner Madiun yang Nikmat dan Patut Kamu Coba!

Madiun memang lekat kaitannya dengan kuliner khas yang sudah ditemukan di hampir setiap jengkal Indonesia yakni Nasi Pecel. Kota Madiun merupakan kota yang berada di Provinsi Jawa Timur namun bersebelahan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Kota Madiun memiliki beragam jenis wisata alam, sejarah, dan tentu saja kulinernya. Kota Madiun juga dikenal dengan sebutan Kota Gadis (jangan ngeres dulu), karena Gadis adalah singkatan dari Perdagangan, Pendidikan, dan juga Industri karena sesuai dengan kondisi yang ada, salah satunya adalah pusat Industri Kereta Api (INKA) milik Indonesia.

Kunjungan saya kali ini memang lebih banyak mengulik tentang kuliner *elus-elus perut, mengingat wisata kuliner terakhir yang membuat saya jatuh cinta adalah saat berada di Cirebon. Namun untuk yang mau men”jelajahi” Madiun lebih lanjut, jangan khawatir karena sudah banyak penginapan atau hotel di Madiun.

 

5 Rekomendasi Kuliner Madiun

Kota yang terletak 160 km sebelah Barat kota Surabaya, atau 111 km sebelah timur dari Surakarta Jawa Tengah sudah kadung terkenal dengan kuliner pecelnya. Padahal Madiun juga memiliki ragam kuliner yang patut dicoba, saya sempat mencicipi 5 kuliner Madiun dalam waktu kunjung saya yang singkat.

  1. Gado-Gado dan Tahu campur Pak Tomo

    Salah satu tempat wisata kuliner Madiun yang cukup ternama adalah Warung Pak Tomo. Di warung inikalian akan disajikan dengan beragam kuliner khas Madiun salah satunya adalah Gado-gado dan tahu campur. Gado-gado dan tahu campur yang ada di Warung Pak Tomo ini sangat enak dan juga sudah menjadi tempat kuliner yang cukup legendaris dan terkenal di Madiun. Kalian bisa menemukan warung makan ini di Jalan Biliton, Madiun.

    Gado Gado Pak Tomo Madiun
    Gado Gado Pak Tomo Madiun
  2. Tahu Telor

    Jangan lupa untuk mencicipi telor khas Madiun atau biasa disebut dengan tahu panggung. Hal yang paling menggugah selera dari makanan ini adalah siraman bumbu kacang yang berpadu dengan lontong, toge, dan juga tahu. Khusus untuk tahu telor, rumah makan yang terkenal paling lezat adalah yang berada di Jalan Merbabu. Pada awalnya tempat ini dikenal dengan sebutan Depot Tahu Telor dan kini mantap dengan nama rumah makan “Depot Rasa Tunggal”.

    Kuliner Madiun Tahu Telor
    Tahu Telor
  3. Ayam Bakar Cobek

    Khusus bagi kalian yang gemar makan ayam bakar, kalian juga harus menyicipi sebuah olahan ayam bakar yang ada di Madiun yakni Ayam Bakar Cobek. Warung makan yang terletak di Jalan Kelapa Manis ini menyediakan olahan ayam bakar yang berbeda dengan ayam bakar pada umumnya. Ketika disajikan, ayam bakar akan ditempatkan di atas cobek yang berisi sambal dan juga lalapan langsung. Ayam bakar madu juga menjadi menu andalan yang ada di tempat wisata kuliner Madiun ini.

    Kuliner Madiun Ayam bakar cobek
    Ayam bakar cobek
  4. Rawon Chedak Klenteng

    Tidak hanya pecel, keragaman wisata kuliner Madiun juga terkenal dengan menu rawon yang sangat lezat namun dengan harga yang terjangkau. Rawon merupakan makanan khas Madiun yang disajikan dengan kuah petis sehingga rasanya pun unik dan tentunya lezat. Kalian bisa mengunjungi rumah makan yang berada di Jalan Cokroaminoto tepat di sebelah Klenteng untuk menikmati kuliner Rawon yang melegenda ini.

    Kuliner Madiun Rawon Chedak
    Rawon Chedak
  5. Dawet Suronatan Madiun

    Sebagai penutup, ada satu minuman khas yang sangat sayang untuk dilewatkan, yakni Dawet Suronatan. Dawet ini sudah sangat terkenal di daerah Madiun dan sekitarnya sejak tahun 80-an lalu. Komposisi dari Dawet Suronatan terdiri dari bubur ketan hitam, bubur sumsum, tape, dan tentunya cendol. Jika ingin mencicipi dawet ini kalian bisa mengunjungi tempatnya yang berada tidak jauh dengan lokasi rumah makan Depot Rasa tunggal, tepatnya di Jalan Merbabu, Mangun Harjo yang tidak jauh dari pusat kota dan Hotel Kartika Abadi, salah satu hotel di Madiun.

    Kuliner Madiun Dawet Suronatan
    Kuliner Madiun Dawet Suronatan

    Kepopulerannya membuat Dawet Suronatan ini telah memiliki cabang kedua yang berada di Jalan Panjaitan atau hanya berjarak 100 m dari alun-alun kota Madiun dan juga kompleks pemerintahan kabupaten Madiun. Sambil menikmati Dawet Suronatan, para pengunjung juga bisa membeli beragam jenis gorengan mulai dari tempe, tahu, bakwan, dan lainnya. Gorengan dan Dawet Suronatan memang kombinasi yang paling pas disantap ketika liburan ke Madiun.

Saya cukup bersyukur bisa menikmati dan menambah wawasan saya tentang kuliner lokal di Kota Gadis. Mungkin lain kali saya akan singgah lebih lama untuk menikmati kuliner lainnya dan menjelajahi wisata alam. Karena Kota Madiun sendiri sudah memiliki banyak fasilitas akomodasi yang memadai. Banyak penginapan atau hotel di Madiun juga sudah terintegrasi di jaringan Traveloka dengan pelayanan konsumen 24 jam.

Hai Gadis, tunggu saya kembali :p

About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.
9 Responses

Leave a Reply