Liburan ke Pelabuhan Ratu & Pemandian Air Panas Cipanas Saat Long Weekend

Jangan pernah pergi liburan pas long weekend. Kayanya emang harus menghindari liburan pas ada libur panjang, atau memang harus siap mental menghadapi mbludaknya pengunjung di tempat tujuan wisata.

Semua tempat wisata yang deket dari Jakarta, penuh dengan orang-orang dari Jakarta yang lagi nyari  lokasi wisata karena haus liburan hehehe. Sayangnya, saya termasuk di dalam kelompok itu :p. Jadilah, liburan kali ini macet-macetan dan berjubel-jubel di tempat wisata.

Rencana kamu sebelumnya adalah ingin ke Ujung Genteng, karena lebih penasaran saja, sebagus apa pantai disana. Rute yang diambil saat itu memungkinkan kita untuk singgah terlebih dahulu di daerah Pelabuhan Ratu atau Plara, sebutan penduduk lokal.

Berangkat dari Jakarta pukul 6 pagi, dan tiba sekitar pukul 14:30. Yup, hampir 8 jam perjalanan termasuk makan siang.

Rute perjalanan kita dari Jakarta kearah Bogor Kota, di sini aja udah macet banget, kayanya banyak orang yang bertujuan sama dengan kita ditambah dengan orang-orang yang mau ke Jungle Land. Dari Batu Tulis (Bogor) ke arah Cihideung-Cijeruk (agak lancar) trus masuk ke wilayah Sukabumi.

Wilayah Sukabumi ini, ga usah nunggu libur aja udah macet, ditambah libur panjang lengkap sudahlah kemacetan disini. Banyaknya pasar dan pabrik disepanjang jalan juga jadi salah satu penyebab kemacetan di Sukabumi ini.

Lepas dari Sukabumi kita lewat wilayah Cikidang trus sampe deh di Pelabuhan Ratu. Sebelum masuk ke wilayah Plara kita harus bayar tiket masuk Rp. 30.000,- per mobil (waktu trip 2014), tiketnya jangan dibuang yah, ini buat tanda aja kalo kita mau keluar masuk wilayah Pelabuhan Ratu, jadi gak kudu bayar berkali-kali.

Kesan pertamanya “ohhh.. okay” Sayang banget, lokasi wisata yang sudah terkenal dan banyak dikunjungi sama wisatawan pasti berakhir dengan banyaknya sampah. Kalo sekedar buat mantai, kangen sama pasir pantai yaaah okelah.

Di Pelabuhan Ratu ada beberapa pantai yang cukup terkenal, diantaranya: Karang Hawu, Citepus, Cimaja. Karena waktu kita juga ga banyak di Plara, setelah Check-In di Augusta Hotel, kita langsung menuju ke Pantai Karang Aji, ke arah Barat dari Pusatnya Pelabuhan Ratu yang berjarak sekitar 30 menit.

Karang Aji kayanya belum terlalu komersil, beda dengan Karang Hawu yang udah ada Signage besar bertuliskan Karang Hawu, Karang Aji ga ada tulisan apapun, tapi yang aneh tetep aja ada loketnya gitu di pintu masuk zzzzzzz. Lupa deh harus bayar berapa disana, kalo ga salah Rp. 20.000,- untuk 1 mobil.

Pantai ini cukup okelah buat foto-foto, karena karakter pantai yang banyak karang-karang, jadi gak polos. Banyak juga perahu-perahu nelayan. Kalo mau cape sedikit, jalan kearah kanan ada tebing kecil yang bisa dinaikin, jadi bisa moto dari atas tebing. Dibawah tebingnya ada batu-batu karang cukup besar, bisa buat foto-foto narsis lah disitu hehe.

Selesai dari Karang Aji, di perjalanan pulang kita sempet mampir ke pemandian air panas Cipanas. Gampang banget untuk kesini, karena di jalur pertigaan ada plang besar bertulisakan Pemandian Air Panas Cipanas.

Pemandian ini dibagi jadi 2 bagian, yang pertama berupa kolam renang air panas (kita harus bayar kalo masuk sini) yang kedua berupa aliran sungai dengan air terjun kecil, trus dimana air panasnya? Air panasnya itu dari semburan air dari dalem perut bumi (geyser), ada beberapa titik semburan disana. Umumnya pemandian air panas, biasanya airnya mengandung belerang dan bisa buat nyembuhin penyakit kulit.

Selepas dari Cipanas, sempet motret sunset yang sudah agak terlambat, karena udah terlalu gelap keadaannya. Tapi tak mengapa dari pada ga ada sama sekali hehehe. Kembali ke Hotel, siap istirahat untuk besok melanjutkan perjalanan ke Ujung Genteng…:))

Sekedar info untuk rute kita menuju Pelabuhan Ratu yaitu lewat Bogor-Cihideung-Cijeruk-Sukabumi-Cikidang-Plara (kalo normal bisa ditempuh sekitar 5-6 jam). Saran juga nih, hati-hatilah kalo main di wilayah Pelabuhan Ratu, kan tau sendiri mitos2 didaerah sini gimana. Percaya ga percaya demi keselamatan lebih baik diturutin aja aturan2 setempat 🙂

About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.

Leave a Reply