Fire Grill & Bar, Bersantap Di Kelilingi Suasana Pegunungan

Apa sih yang menjadi dasar memilih tempat makan/restoran/café?

Masing-masing pasti punya pendapat pribadi, mungkin ada yang berkomentar tentang rasa, harga, lokasi, atau bahkan ada yang mengutamakan tempatnya Instagramable atau tidak? Yang terakhir mungkin suasana.

Saya termasuk salah satu yang mencari resto dengan suasana yang nyaman. Karena menurut saya, suasana restoran yang nyaman akan membuat kita bisa menyantap makanan dengan tenang, santai dan lebih menikmati rasa dari makanan. Pernah kan makan di restoran sementara di belakang kita sudah berdiri pengunjung lainnya yang menunggu untuk menempati bangku dengan tatapan sinis seolah menyuarakan “cepetan dong makannya!” Rasanya saya mau menelan makanan juga susah jika ditunggui seperti itu. Beberapa waktu lalu saya sempat berkunjung ke Fire Grill & Bar di area Bogor yang ternyata memenuhi semua kriteria di atas.

Lansekap Royal Tulip Gunung Geulis
Lansekap Royal Tulip Gunung Geulis

Fire Grill & Bar yang terletak di Royal Tulip Gunung Geulis menurut saya salah satu restoran yang mempunyai semua unsur untuk dikategorikan sebagai restoran terbaik di wilayah Bogor. Secara letak, jika berangkat dari Jakarta, kita bisa keluar di pintu tol Ciawi lalu mengikuti jalan menuju area Gadog. Cukup banyak petunjuk jalan untuk menemukan Royal Tulip Gunung Geulis. Fire Grill & Bar terletak di dalam area hotel sehingga ketenangannya benar-benar terjaga. Resto ini juga baru saja menambah seating areanya di lantai 2. Awalnya Fire Grill & Bar hanya memiliki 1 lantai dan selalu membludak dipadati pengunjung terutama saat akhir pekan, maka dari itu management memutuskan untuk menambah bangunan resto menjadi 2 lantai.

Fire Grill & Bar buka dari pukul 11 siang hingga malam, saran saya, datanglah ke sini menjelang sore untuk mendapatkan suasana yang benar-benar nyaman. Lokasinya yang diapit bukit-bukit memberikan hembusan sejuk udara pegunungan sepanjang hari. Namun saat menjelang sore, sengatan matahari sudah tidak terlalu panas, area kolam pun sudah tidak terlalu ramai, lampu-lampu mulai berpendar nyala dan hembusan udara yang semakin sejuk menjadikan suasana di Fire Grill & Bar ini benar-benar “the one and only” yang tidak akan didapat di tempat lain di area Bogor.

Fire Grill & Bar
Fire Grill & Bar

Untuk harga, Fire Grill & Bar memiliki rentang harga yang bisa menjangkau semua kalangan dan saya rasa dengan suasana serta kualitas makanan dan minuman yang disajikan, restoran ini masih dalam kategori terjangkau dibanding resto-resto lain yang ada di hotel berbintang 5 lainnya.

Menu yang menjadi favorit di sini adalah pizza. Kabarnya, menurut testimoni beberapa pengunjung, pizza di sini adalah pizza terbaik di antara restoran pizza lain yang ada di Bogor. Pizza di sini masih dibuat dengan menggunakan tungku tradisional. Mungkin aroma-aroma kayu bakar yang membuat pizza nya menjadi lebih maknyus.

Selain pizza, tentunya menu steak/daging yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu yang spesial adalah dry aged meat. Saya sendiri baru pertama kali mencoba daging yang diproses secara dry aged sebelum dipanggang/bakar. Jadi daging akan dimasukkan kedalam mesin khusus yang bisa mengatur kelembaban udara, suhu udara dan sirkulasi udara yang harus terus mengalir. Proses ini bertujuan untuk membuat daging lebih empuk dan mengeluarkan cita rasa daging itu sendiri. Dry aging dilakukan bisa hingga berpuluh-puluh hari. Khusus untuk Fire Grill melakukan proses ini selama 21 hari sampai 6 bulan sebelum daging diolah menjadi menu makanan yang siap disantap.

Lalu bagaimana rasanya? Dagingnya pasrah tanpa perlawanan begitu terkena sayatan pisau. Dagingnya super empuk dengan aroma khas serta rasa yang kuat. Jika makan steak umumnya dicampur dengan sauce, dry aged meat bisa dinikmati langsung tanpa campuran sauce karena rasa dari daging itu sendiri yang sudah menonjol.

Dry aged meat Fire Bar & Grill
Dry aged meat
Lamb Chop Hoisim Fire Grill & Bar
Lamb Chop Hoisin
Menu Fire Tagliata di Fire Grill & Bar Royal Tulip Gunung Geulis
FIRE Tagliata di Manzo

Masalah suasana tak usah diragukan lagi, pemandangan hijau dan lansekap hotel yang indah serta udara sejuk pegunungan pastinya akan dirasakan oleh tiap pengunjung. Menjelang malam, di beberapa meja di lantai 1 bahkan memiliki api unggun kecil untuk menghangatkan suasana lengkap dengan live music yang mengalun ringan.

Suasana di Fire Grill & Bar
Suasana di Fire Grill & Bar

Untuk yang kepalang betah dengan suasana di Fire Grill & Bar, coba luangkan waktu untuk bermalam di Royal Tulip Gunung Geulis. Resort berbintang 5 ini punya banyak fasilitas yang memanjakan tamu-tamunya. Selain Fire Grill & Bar, ada 2 restoran lain yang siap memanjakan tamu-tamu hotel. Kolam renangnya punya area luas yang bertingkat-tingkat untuk dewasa maupun anak-anak. Beberapa area hijau dimanfaatkan sebagai area bermain anak.

Ada 2 area favorit saya di resort ini, pertama adalah area spa. Spa nya terdiri dari 2 lantai, area bawah adalah ruang ganti, kamar mandi dan ruang sauna sementara di lantai 2 adalah ruang massage. Untuk yang couple punya bathtub di dalam lengkap dengan taburan kelopak bunga mawar. Selesai massage, nikmati segelas jahe panas di area lounge yang luar biasa indah. Lounge berdinding kaca ini punya pemandangan langsung ke bukit-bukit hijau dan hamparan lapangan golf di bagian bawah.

Area favorit kedua adalah Zen deck yang terletak persis di atas bangunan spa. Deck atau anjungan memanjang ini dibiarkan kosong untuk menikmati matahari terbit. Di hari-hari tertentu diadakan sunrise yoga di sini. Bukan expert? Jangan khawatir, gerakannya pun gerakan dasar dengan instruktur yang telaten.

Baca juga: Menyapa keluarga Tusam di hutan pinus Gunung Pancar

Sooo… setelah kenyang bersantap di Fire Grill & Bar, tak ada salahnya bermalam di Royal Tulip Gunung Geulis menikmati fasilitas yang super keren.

Deluxe Room – king

***

Royal Tulip Gunung Geulis
Jl. Pasir Angin, Sukaraja, Nagrak, Sukaraja,
Nagrak, Sukaraja, Bogor, West Java 16710
(0251) 7563800

About the author

Enterpreneur, Travel Blogger, Instagramer, Hotel & Resto Reviewer, Fuji Film User.

Leave a Reply